Beasiswa Ngadat, Semangat Belajar Tak Kendur

Posted on Updated on

61112_jembatan_suramadu

Bangkalan – Tanggal 30 Maret 2009 merupakan hari tak terlupakan bagi penulis dan 19 putra Madura lainnya. 20 pasang mata tampak berbinar-binar menatap layar monitor tatkala nama-nama mereka terpampang di situs resmi Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) sebagai mahasiswa baru tahun kuliah 2009/2010 melalui program PMDK S1 beasiswa unggulan Madura.
Sebagaimana diketahui, program penerimaan mahasisa baru yang diselenggarakan Direktorat Perguruan Tinggi (DIKTI) Depdiknas ini adalah hasil kerjasama antara ITS dengan 4 pemkab yang ada di Madura. Sebanyak 20 siswa SMA berprestasi asal Madura akan mendapat beasiswa dan fasilitas kuliah gratis di ITS. Setiap kabupaten mendapat kuota masing-masing mengirimkan 15 calon mahasiswa yang kemudian diseleksi menjadi 5 calon mahasiswa. Setiap pendaftar diperbolehkan memilih 22 program studi yang ada di ITS.
Alasan pemberian beasiswa dan kuliah gratis ini untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) di Madura guna mengantisipasi perkembangan Madura pasca beroperasinya jembatan Suramadu yang telah diresmikan medio 2009 yang lalu.
Setelah lulus, para siswa ini diwajibkan bekerja di lingkungan pemkab untuk menunjang pembangunan di daerahnya.
Program ini telah berjalan sejak tahun 2008 lalu. Tahun 2009 ini adalah yang kedua. Namun untuk tahun ini tidak berjalan lancar seperti tahun sebelumnya.
Seperti yang dilansir oleh Radar Madura (Jawa Pos group,red) 10 calon mahasiswa ITS yang berasal dari Kabupaten Sampang dan Pamekasan memperjuangkan beasiswa dan kuliah gratis ini karena “diklaim raib” oleh Dinas Pendidikan. Mereka terpaksa harus bolak-balik datang ke kantor Dinas Pendidikan bahkan hingga menemui Sekda tetapi jawaban tetap sama. Ini berarti mereka tidak dapat beasiswa dan harus membayar seperti biasanya (PMDK reguler,red). Seperti diketahui, tahun lalu Dikti memberikan beasiswa kepada 20 siswa yang mengikuti program PMDK sejenis, mencakup biaya kuliah selama 8 semester berikut biaya hidup (living cost) selama 36 bulan.
Menanggapi “isu” yang beredar, awal bulan Juli 2009 lalu, 5 calon mahasiswa yang berasal dari Bangkalan langsung bergerak cepat dengan menemui Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan untuk meminta kejelasan mengenai beasiswa ini. Merekapun direkomendasikan untuk menemui Kepala Dewan Pembangunan Madura. Mereka pun kembali gigit jari, karena beasiswa untuk tahun ini tidak ada dengan alasan dana telah habis untuk pemilu. Mereka agak sedikit kesal, karena tidak mendapat pemberitahuan tersebut sejak awal. Padahal Dewan Pembangunan Madura telah memperoleh surat resmi dari DIKTI bahwa beasiswa dan kuliah gratis tidak ada. Surat tersebut tertanggal 30 April 2009. Mengenai kontrak kerja dengan pemkab, masih belum ada kejelasan pasca gagalnya beasiswa ini. Belum puas, 5 mahasiswa baru ini “ngeluruk” ke kantor BAAK ITS bagian beasiswa. Namun lagi-lagi mereka harus gigit jari karena beasiswa tidak ada dan mereka diwajibkan membayar biaya kuliah (seperti program PMDK reguler,red). Tetapi pihak ITS berjanji untuk mengusahakan beasiswa tersebut.
Ya sudahlah, kami tidak lagi mengharap beasiswa itu lagi. Yang kami pikirkan, kami datang ke kampus perjuangan ini untuk menimba ilmu. Dengan semangat nasionalisme dan kedaerahan, kami akan bekerja keras untuk mewujudkan dan membangun Pulau Madura menjadi pusat industri dalam negeri sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyrakat Madura. */angga

One thought on “Beasiswa Ngadat, Semangat Belajar Tak Kendur

    Arfi said:
    November 20, 2009 pukul 8:14 am

    Tetep semangat aja fren.. Ini juga dari PMDK berbeasiswa juga bermasalah dgn beasiswa. salam kenal dari maba T.Industri 09

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s