Sistem Kesetimbangan Reaksi

Posted on Updated on

Sesuai dengan azas Le Chatelier, jika suhu sistem kesetimbangan dinaikkan, maka reaksi sistem menurunkan suhu, kesetimbangan akan bergeser se pihak reaksi yang menyerap kalor (ke pihak reaksi endoterm). Sebaliknya jika suhu diturunkan, maka kesetimbangan akan bergeser ke pihak reaksi eksoterm.
Penambahan atau pengurangan komponen yang berupa padatan atau cairan murni tidak mempengaruhi kesetimbangan. Hal ini dapat dipahami sebagai berikut. Penambahan komponen yang berupa larutan atau gas akan berpengaruh pada kerapatan antarpartikel dalam campuran.

Selengkapnya dapat diunduh pada link berikut:

http://www.ziddu.com/download/6823181/KIMIA-SistemKesetimbangan.pdf.html

Praktikum I

Judul Praktikum : Pengaruh perubahan konsentrasi pada sistem kesetimbangan

Tujuan : Pembuktian Azas Le Chatelier (faktor konsentrasi)

Alat dan bahan

No Alat & Bahan Ukuran/Satuan Jumlah
1

2

3

4

5

6

7

8

9

Gelas ukur

Gelas kimia

Spatula

Tabung reaksi

Pipet tetes

Larutan KSCN

Larutan FeCl3

Larutan Na2HPO4

Air teh

25 cm3

100 cm3

1 M

0,1 M

Jenuh

1

1

1

7

2

10 ml

10 ml

2 – 3 cm3

1 gelas

Langkah Kerja

  1. Memasukkan 25 cm3 air ke dalam gelas kimia. Menambahkan 2 tetes larutan FeCl3 1M dan 2 tetes KSCN 1M. Lalu membagi larutan itu sama banyak ke dalam 4 tabung reaksi (A,B,C, dan D) tabung A sebagai pembanding warna.
  2. Menambahkan
    1. 1 tetes larutan KSCN 1M pada tabung B.
    2. 1 tetes larutan FeCl3 1M pada tabung C.
    3. 2 – 3 tetes larutan Na2HPO4 pada tabung D.
  3. Mengguncangkan ketiga tabung itu dan membandingkan setiap warna larutannya dengan warna larutan dalam tabung A.
  4. Menambah 2 cm3 air pada tabung lalu mengguncangkan tabung itu dan membandingkan warna larutannya dengan tabung A dengan melihat dari atas ke bawah.
  5. Memasukkan masing-masing 5 cm3 air the ke dalam 2 tabung reaksi sisa yang berukuran sama. Menambahkan 5 cm3 air pada salah satu tabung. Membandingkan warna air teh dalam kedua tabung itu.

Hasil Pengamatan

No Tabung Bahan Yang ditambahkan Warna dibandingkan dengan tabung A (lebih tua,lebih muda,sama)
B

C

D

Larutan KSCN 1M

Larutan FeCl3

Larutan Na2HPO4

Lebih tua

Sedikit lebih tua

Lebih muda

Warna larutan sesudah pengenceran dibandingkan dengan sebelum pengenceran dilihat dari atas ke bawah.

a)      Pada sistem kesetimbangan : oranye

b)      Pada air teh                             : Oranye pudar agak kekuningan

Pembahasan

1.Ditambah larutan KSCN (ion SCN)

Aksi                                    :    Menambah ion SCN

Reaksi                                :    Mengurangi ion SCN

Kesetimbangan                   :    Bergeser ke kanan

Perubahan warna                :    Bertambah merah (karena ion FeSCN2+ bertambah)

2. Ditambah larutan FeCl3 (ion Fe3+)

Aksi                                    :    Menambah ion Fe3+

Reaksi                                :    Mengurangi ion Fe3+

Kesetimbangan                   :    Bergeser ke kanan

Perubahan warna                :    Bertambah merah (karena ion FeSCN2+ bertambah)

3.Ditambah larutan NaOH (ion OH)

Aksi                                   :    Menambah ion OH. Ion ini mengikat ion Fe3+ membentuk Fe(OH)3 yang sukar larut.

Jadi, penambahan ion OH- sama dengan mengurangi ion Fe3+

Reaksi                                :    Menambah ion Fe3+

Kesetimbangan                   :    Bergeser ke kiri

Perubahan warna                :    Memudar (karena ion FeSCN2+ berkurang)

Persamaan reaksi

Untuk no. 1 dan 2

Fe3+(aq) + SCN(aq) <=====> FeSCN2+(aq)

Untuk no.3

Fe3+(aq) + 3OH(aq) <====> Fe(OH)3(s)

Pada air teh, karena dilakukan suatu pengenceran maka hal itu sama halnya dengan mengurangi konsentrasi pereaksi. Maka reaksinya adalah pertambahan konsentrasi pereaksi sehingga kesetimbangannya bergeser ke kiri dan warna kuningnya memudar.

Kesimpulan

Sesuai dengan azas Le Chatelier (reaksi = -aksi), jika konsentrasi salah satu komponen diperbesar maka reaksi sistem adalah mengurangi komponen tersebut. Sebaliknya, jika konsentrasi salah satu komponen diperkecil, maka reaksi sistem adalah menambah komponen itu. Oleh karena itu, pengaruh konsentrasi terhadap kesetimbangan berlangsung sebagai berikut.

No Aksi Reaksi Cara sistem bereaksi
1 Menambah konsentrasi pereaksi Mengurangi konsentrasi pereaksi Bergeser ke kanan
2 Mengurangi konsentrasi pereaksi Menambah konsentrasi pereaksi Bergeser ke kiri
3 Memperbesar konsentrasi produk Mengurangi konsentrasi produk Bergeser ke kiri
4 Mengurangi konsentrasi produk Memperbesar konsentrasi produk Bergeser ke kanan
5 Mengurangi konsentrasi total Memperbesar konsentrasi total Bergeser kearah yang jumlah molekul terbesar

Praktikum II

Judul Praktikum : Pengaruh perubahan suhu pada sistem kesetimbangan

Tujuan : Pembuktian azas Le Chatelier (faktor suhu dan volume)

Alat & Bahan

No Alat&Bahan Ukuran/Satuan Jumlah
1

2

3

4

5

6

7

8

Tabung reaksi besar

penyumbat tabung reaksi

Gelas kimia

HNO3

Lempeng Cu

Es

Air panas/pembakar Bunsen

Suntikan

500 cm3

Pekat

0,5 cm × 0,5 cm

3

3

2

5 cm3

3

Secukupnya

Secukupnya

1

Cara Kerja

1)         Memasukkan ke dalam 3 tabung reaksi besar, masing-masing 10 tetes HNO3 pekat dan serbuk halus tembaga.

2)         Memasukkan tabung ke dalam es, mengamati warna gas di dalamnya.

3)         Memasukkan tabung ke dalam air panas, mengamati warna gas di dalamnya.

4)         Menambah volume dan menurangi volume gas yang ada di dalam tabung dengan menggunakan suntikan.

Hasil Pengamatan

Nomor tabung Bahan yang ditambahkan Perbandingan warna ketiga gas di dalam tabung
1

2

3

4

Air panas

Air dingin

Penambahan volume

Pengurangan volume

Warna semakin gelap

Warna semakin terang

Warna semakin gelap

Warna semakin terang

Pembahasan

Persamaan reaksi percobaan di atas adalah

3Cu(s) + 8HNO3(aq) <====> Cu(NO3)2(aq) + 2NO(g)+4H2O(l)

Reaksi tembaga dengan larutan asam nitrat encer membentuk tembaga(II) nitrat, gas nitrogen oksida dan air.

Dalam air panas, reaksi mundur (eksoterm) berjalan baik dan menghasilkan Kc rendah sehingga gas yang yang ada di dalam tabung berwarna lebih gelap (gas NO berkurang). Sedangkan saat suhu diturunkan(dimasukkan ke air dingin), reaksi maju (endoterm) berjalan baik dan menghasilkan Kc tinggi sehingga warna gas yang ada dalam tabung berwarna terang/cerah karena didominasi oleh gas NO.

Pada pengurangan dan penambahan volume, ketika gas NO dikurangi dengan menggunakan suntikan maka kesetimbangan akan bergeser ke arah kanan sehingga warna gas menjadi lebih terang.. Ketika gas NO2 ditambah lagi, maka kesetimbangan akan bergeser ke arah kanan sehingga gas didalam tabung menjadi gelap (NO berkurang)

Kesimpulan

Sesuai dengan azas Le Chatelier, jika suhu sistem kesetimbangan dinaikkan, maka reaksi sistem menurunkan suhu, kesetimbangan akan bergeser se pihak reaksi yang menyerap kalor (ke pihak reaksi endoterm). Sebaliknya jika suhu diturunkan, maka kesetimbangan akan bergeser ke pihak reaksi eksoterm.

Penambahan atau pengurangan komponen yang berupa padatan atau cairan murni tidak mempengaruhi kesetimbangan. Hal ini dapat dipahami sebagai berikut. Penambahan komponen yang berupa larutan atau gas akan berpengaruh pada kerapatan antarpartikel dalam campuran. Jika suatu komponen gas atau terlarut ditambahkan, maka konsentrasi meningkat, sehingga sistem bereaksi untuk mengurangi konsentrasi. Jika yang ditambahkan berupa padatan atau cairan murni, hal itu tidak mengubah konsentrasi karena jarak antarpartikel dalam padatan dan cairan adalah tetap.

Demikian juga halnya pada perubahan volume. Perubahan volume tidak mempengaruhi konsentrasi padatan atau cairan murni. Jadi, ketika mempertimbangkan pengaruh tekanan dan volume, koefisien komponen padat tidak diperhitungkan. Tekanan hanya berpengaruh pada sistem kesetimbangan gas.

Selengkapnya dapat diunduh pada link berikut:

http://www.ziddu.com/download/6823181/KIMIA-SistemKesetimbangan.pdf.html

5 thoughts on “Sistem Kesetimbangan Reaksi

    yulia said:
    Maret 26, 2010 pukul 4:22 am

    makacih udah bagi pengetahuan……………..

    Dewi Setiyani Putrii said:
    November 16, 2011 pukul 6:42 pm

    Makasih banget infonya..
    ngebantu banget buat laporanku🙂

      anggapradana responded:
      November 24, 2011 pukul 1:40 pm

      sama2,senang bisa membantu.

    Fakhria Ramadhini said:
    November 23, 2011 pukul 4:40 pm

    makasih banget yah?ini sangat bermanfaat banget untuk laporan tugas saya

      anggapradana responded:
      November 24, 2011 pukul 1:40 pm

      sama2,senang bisa membantu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s